Terpopuler

Back to Top

Video

Masroni Dukung Kejaksaan Bongkar Kasus MTQ

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


THE JAMBI TIMES - MERANGIN - Dugaan mark-up anggaran MTQ Provinsi Jambi ke-46 terus menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Merangin.

Pasalnya, Event akbar MTQ keagamaan itu sudah dirasuki sejumlah oknum yang mengeruk keuntungan pribadi. Malah dijadikan ajang bisnis keungtungan.

Maka kini dukungan untuk Kejari (Kejaksaan Negeri) Merangin terus mengalir,penyidikan pengumpulan data dugaan mark-up belanja MTQ tersebut.

Bahkan kabar empat orang yang diperiksa terdiri dari dua orang pihak Setda Merangin dan dua orang dari pihak kontraktor.

Masroni yang juga merupakan koordinator F-BPM (Forum Bersama Peduli Merangin) meminta pihak Kejari Merangin serius mengusut kasus tersebut.

‘’Jika terbukti kelak artinya kasus ini sangat tidak terpuji. Masak iya event MTQ ada juga penyelewengan anggaran,” ungkap Masroni Rabu (17/5).

Dikatakannya, keseriusan pihak Kejari menyelidiki kasus tersebut diharapkan bisa menjadi acuan para pejabat atau pihak manapun, melakukan tindakan korupsi bisa berfikir dua kali jika hendak melakukan hal yang sama.

‘’Jadi saya harapkan pihak Kejari jangan setengah-setengah menyelidiki kasus dugaan mark-up ini. Bongkar semuanya, itu bisa menjadi shok terapy buat para pejabat atau pihak manapun yang berhadapan dengan pengerjaan proyek yang sumber dananya dari negara,” terangnya.

Masroni juga menyatakan dukungannya kepada pihak Kejari untuk menyelidiki perkara tersebut secara bebas dari tekanan ataupun intervensi pihak manapun.

‘’Uang yang digulirkan untuk event tersebut Rp 4 milyar lebih. Jadi saya duga kedepannya akan ada pihak-pihak lain yang terlibat, melakukan pendekatan ataupun tekanan terhadap Kejari. Saya harap pihak Kejari bisa bijaksana dengan tetap berpedoman dengan Tupoksi,” tutupnya.(Lik)