Terpopuler

Back to Top

Video

Tingkatkan Nilai,Pemrov Jalin Dengan Peneliti Karet

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
 
THE JAMBI TIMES - JAMBI -  Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli, S.TP,MA terus berupaya untuk meningkatkan nilai tambah karet yang ditujukan untuk meningkatkan harga karet, baik melalui perbaikan tata niaga maupun dengan upaya hilirisasi produk berbahan karet.
 
Salah satu langkah dalam meningkatkan nilai tambah produk berbahan karet yang diharapkan meningkatkan harga karet adalah dengan melakukan kerjasama dengan pusat penelitian karet, yakni dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pemerintah Provinsi Jambi dengan Pusat Penelitian Karet Bogor tentang Pengembangan Industri Hilir Karet di Provinsi Jambi. Acara penandatanganan kerjasama tersebut juga dirangkaikan dengan Pembukaan Seminar Nasional Pengembangan Industri Hilir Karet dan Pengukuhan Pengurus dan Anggota Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Jambi Periode 2017-2021, di hotel Odua Weston, Kamis (13/4).
Zola menyatakan bahwa salah satu upaya yang paling realistis menaikkan harga karet adalah dengan meningkatkan nilai tambah karet melalui pengembangan industri hilir karet di dalam negeri. 

Zola menjelaskan, Provinsi Jambi memiliki areal perkebunan karet terluas setelah Provinsi Sumatera Selatan, berdasarkan hasil sensus pertanian tahun 2013 di Provinsi Jambi terdapat lebih dari 211 ribu rumah tangga petani karet, berarti sekitar 27% rumah tangga penduduk Provinsi Jambi menggantungkan hidupnya pada usaha tani budidaya karet.

“Kondisi petani karet di Provinsi Jambi akhir-akhir ini cukup memprihatinkan karena rendahnya harga penjualan karet, penyebab utamanya adalah kecenderungan merosotnya harga karet di pasaran dunia. Pada saat ini pada umumnya pemasaran hasil produksi karet dalam bentuk mentah, apalagi jika didapat bahan olahan karet (bokar) yang tidak bersih. Untuk itu, pengembangan untuk menaikkan harga karet adalah melalui pengembangan industri hilir karet di dalam negeri,” kata gubernur.

Zola emenyampaikan bahwa Pmerintah Provinsi Jambi telah berupaya melakukan hilirisasi karet melalui introduksi berbagai teknologi tepat guna di tingkat petani. ”Pemerintah Provinsi Jambi telah membuat desa percontohan yaitu desa Muhajirin yang telah membuat sarung tangan, karet gelang, peralatan pendukung kendaraan bermotor. Selain itu juga program penguatan kelembagaan petani karet agar mampu memperpendek rantai pemasaran dari petani ke pabrik pengolahan,”ujarnya,
Zola menyatakan, upaya yang dilakukan ini memerlukan dukungan berbagai pemangku kepentingan sehingga industri hilir karet dapat dikembangkan dalam skala yang lebih besar di daerah ini. ”Untuk itu dibutuhkan sinergi antara Pemerintah Daerah, terutama daerah penghasil karet, Pemerintah Pusat, lembaga penelitian swasta dan petani karet dalam mendorong terbangunnya industri hilir berbasis karet dalam negeri secara terintegrasi dan berdaya saing. Salah satu bentuk sinergi yang saya harapkan dapat dibangun kedepan adalah pemanfaatan lembaga penelitian dalam mengembangkan inovasi teknologi untuk menciptakan aneka produk berbahan utama karet,” katanya.

Gubernur mengungkapkan, pemangku kepentingan dapat memberikan kemudahan dalam membangun industri berbahan dasar karet dan juga ditunjang dengan penyediaan sarana dan prasarana lainnya seperti infrastruktur jalan dan pasokan energi ke sentra-sentra industri berbahan dasar karet. “Salah satu wujud dari sinergi tersebut telah kita saksikan pada hari ini berupa penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan Pusat Penelitian Karet Bogor. Mudah-mudahan melalui kerjasama ini diperoleh berbagai inovasi teknologi yang dapat dikembangkan guna memperluas cakupan hilirisasi produk berbahan dasar karet,” katanya.