Terpopuler

Back to Top

Video

Pesan Khusus Bupati Romi Kepada Kades dan Camat

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


THE JAMBI TIMES - NIPAH PANJANG -  Dalam sambutanya  pada serah terima jabatan Camat Nipah Panjang Jumat (10/2) , Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto  menegaskan beberapa hal yang menjadi tanggung jawab seorang camat, Romi menjelaskan  seorang camat harus lebih handal dari aparatur sipil negara (ASN) lainnya. Sebab tugas camat jauh lebih Komplek. Urusannya luas dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Harus Siap melayani 24 jam sehari. Pandai mengelola potensi konflik dan persoalan yang dihadapi wilayahnya. Harus mampu menjadi panutan serta mengayomi dengan penuh tanggungjawab.

"Camat yang baik adalah camat yang punya kemampuan seni memimpin sehingga mampu menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat," ujarnya.

 Selain itu menurut Romi, seorang camat juga selalu siaga kapanpun dibutuhkan warganya. Terutama saat ada warga yang tertimpa musibah,"jangan datang saat ada   pernikahan saja jika ada warga yang kena musibah harus segera datang,' kata nya saat.

SertIjab camat Nipah panjang antara Syafaruddin yang diangkat menjadi sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan kepada Kamaruddin yang sebelumnya sekretaris camat Mendahara.

Karena acara sertijab juga dihadiri para kepala desa dalam kecamatan Nipahpanjang, Romi menegaskan kembali bahwa surat edarannya beberapa waktu lalu agar segera ditindak lanjuti. Dalam surat edaran itu,

Dia menghimbau agar semua kepala desa dan lurah bekerja keras memakmurkan masjid - masjid dan mushola di wilayahnya masing - masing. Pengajian antara maghrib dan isya yang selama ini mulai hilang agar dihidupkan kembali. Begitu pula budaya gotong royong, agar kembali dijadikan rutinitas berkala di lingkungan desa dan kelurahan. Upaya-upaya itu penting untuk meminimalisir rentannya masyarakat untuk diadu domba. "Agar semangat kebersamaan dalam masyarakat kembali erat, provokasi - provokasi negatif bisa kita atasi secara mandiri,"pungkasnya.(51N)