Terpopuler

Back to Top

Video

Satu Sekolah dan Puluhan Rumah Terendam Banjir

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times



THE JAMBI TIMES – BABEL - Diguyur hujan deras selama dua hari berturut-turut, satu sekolah dasar dan puluhan rumah di dua kecamatan kabupaten Bangka terendam banjir.Ketinggian air mencapai satu meter hingga satu setengah meter.

Beginilah kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 desa Deniang kecamatan Riausilip kabupaten Bangka.

Sejak diguyur hujan deras selama dua hari berturut-turut terpantau pada Selasa(31/01)kondisi ketinggian air mencapai satu meter lebih.

Tidak hanya merendam satu sekolah dasar di desa tersebut,puluhan rumah warga yang terletak di titik rawan banjir  ikut terendam hingga setinggi lutut orang dewasa.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir ini bahkan warga tidak bersedia untuk dievakuasi dan memilih untuk bertahan di rumah masing-masing  karena yakin jika hujan reda banjir pun surut.

Sementara itu hujan deras yang turun sejak pagi juga merendam beberapa titik yang ada di kecamatan Sungailiat kabupaten Bangka seperti di lingkungan Parit Pekir,puluhan rumah terendam air dengan ketinggian enam puluh sentimeter di lingkungan Sinar Jaya kecamatan Sungailiat ketinggian air terus bertambah dan hingga saat ini sebelas kepala keluarga telah diungsikan ketempat yang lebih aman.

Suhana warga korban banjir mengatakan,”Kami mengkuatirkan jika hujan terus menerus turun,jika itu terjadi maka kami warga di sini akan mengungsi namun untuk sementara kiota lihat dulu ondisi hujan,”jelasnya

Hingga sampai saat ini ketinggian air masih terus bertambah di beberapa titik yang rawan banjir dan pemerintah kabupaten Bangka telah membangun pos penampungan bagi masyarakat yang rumahnya terendam banjir.(hariyanto)