Terpopuler

Back to Top

Video

Fasha:Seharusnya 70 Persen Calon Mahasiswa Asal Kota Jambi

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

THE JAMBI TIMES - JAMBI - Universitas Jambi (Unja) memprioritaskan calon-calon mahasiswa lokal untuk mendapatkan jatah kursi tambahan di perguruan tinggi itu tahun ini. Karena itu, perguruan tinggi negeri satu-satunya di Jambi tersebut tetap mempertahankan jalur Ujian Masuk Bersama (UMB) dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru.


"Unja tetap membuka jalur UMB untuk menampung lebih banyak mahasiswa baru lulusan sekolah menengah atas dan sederajat dari Jambi sendiri. Kalau hanya mengandalkan jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), mahasiswa baru yang masuk Unja pasti lebih banyak dari luar daerah. Biasanya 90 persen calon mahasiswa baru Unja yang mengikuti UMB berasal dari Jambi," kata Rektor Unja, Johni Najwan baru-baru ini.

Menurut Walikota Jambi,Fasha menyambut baik dengan langkah ini,khusuusnya bagi lulusan SMA sederajat tidak lagi susah-susah kuliah di luar jambi,Sebenarnya cita-cita fasha 70 persen calon mahasiswa kota Jambi masuk ke Universitas Jambi atau Universitas  Islam Negeri Jambi.


Menurut Johni Najwan, Unja menampung sekitar 7.000 kursi mahasiswa baru tahun ini. Jumlah kursi mahasiswa baru tersebut bertambah 500 kursi dibandingkan kursi mahasiswa baru di Unja tahun 2016 sekitar 6.500 kursi. Unja menambah 500 kursi untuk mahasiswa baru menyusul rampungnya penambahan beberapa gedung baru di perguruan tinggi itu. Tambahan gedung baru tersebut bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.


"Kami menambah kuota atau jatah kursi mahasiwa baru tahun ini karena daya tampung Unja bertambah. Unja kini memiliki beberapa unit gedung baru bantuan Pemprov Jambi. Puluhan kelas tersedia di gedung yang baru selesai dibangun. Kami berharap tambahan jatah kursi mahasiswa baru Unja ini bisa menampung lebih banyak mahasiswa baru lulusan sekolah menengah atas dan sederajat dari Jambi," katanya.


Dijelaskan, dari 7.000 jatah kursi mahasiswa baru di Unja tahun ini, sekitar 2.800 kursi (40 persen) dialokasikan untuk jatah mahasiswa baru jalur SNMPTN, sekitar 2.100 kursi jatah mahasiswa baru jalur SBMPTN dan 2.100 kursi jatah mahasiswa baru jalur UMB. Para lulusan sekolah menengah atas dan sederajat dari Jambi diharapkan bisa merebut lebih banyak jatah kursi mahasiswa baru Unja tersebut melalui ketiga jalur seleksi.


Sementara itu, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jambi, Nuryanto mengharapkan pihak sekolah menengah atas dan sederajat di Jambi menyikapi penambahan jatah kursi mahasiswa baru di Unja dengan baik. Guru-guru sekolah menengah atas dan sederajat di Jambi hendaknya memberikan bimbingan dan pengarahan mengenai strategi mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi kepada siswa-siswi kelas 12 atau kelas tiga.


"Pengarahan itu penting agar para lulusan sekolah menengah atas dan sederajat di Jambi memperoleh gambaran mengenai peluang masuk Unja. Sebelum siswa lulus sekolah menengah atas dan sederajat, hendaknya mereka sudah tahu peluang masuk di berbagai jurusan atau program studi yang ada di Unja," katanya. (JP-03)