Terpopuler

Back to Top
INFO KETERBUKAAN BADAN PUBLIK : DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH(DPA-SKPD)RUMAH SAKIT UMUM RADEN MATTAHER PROVINSI JAMBI TAHUN 2015: Belanja Langsung Rp: 746.219.000,00 # Belanja Pegawai Rp:740.674.000,00 # Honorarium PNS Rp:580.674.000,00 # Honorarium PKK Rp:9.900.000,00 # Honorarium PPTK Umum/Keuangan Rp:8.316.000,00 # Bendahara Pengeluaran BLUD Rp:10.560.000,00 # Belanja Bahan Pakai Habis Rp:398.763.050.00 # BELANJA ALAT TULIS KANTOR Rp:389.763.050,00 #Catridge Canon 830 Hitam Rp: 29.355.000,00 # Catridge Canon 831 Warna Rp:37.755.000,00 # Buku Quarto Rp: 6.475.000,00 # Buku ekspedisi Rp:3.198.300,00 # Buku Tulis Folio (isi 100) Rp: 7.400.000,00 # Buku Tulis Folio (isi 200) Rp:14.800.000,00 # HVS F4 70 Gram Rp:51.170.000,00 # HVS A4 Quarto 70 Quarto Rp:5.590.000,00 # Binder klip Rp:709.520,00 # Box File Rp:2.741.250,00 # Steker Kecil Rp:714.910,00 # Steker Besar Rp: 3.225.000,00 # Isi Steker Kecil Rp: 2.956.800,00 # Spidol Permanen 6.772.500,00 # Spidol white Board/non permanen Rp: 6,772.500,00 # Map Kertas Folio Rp: 968.000,00 # Map Kertas Snelhecterv Rp: 968.000,00 # Klip Kertas Rp: 672.000,00 # Pena Paster Rp: 3.870.000,00 # Pena Baliner Rp: 5.805.000,00 # Catrige Canon Hitam 810 Hitam Rp: 19.170.000,00 # Catrige Canon 811 Warna Rp: 24.670.000,00

Video

Proyek Gedung 480 Juta Tidak Jelas,Warga Demo Tuntut Kades di Periksa

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times

THE JAMBI TIMES - BATANG HARI  - Aksi massa kembali mewarnai kabupaten Batang Hari,Senin(09/01),pasalnya beberapa waktu lalu di desa Olak kecamatan Muara Bulian kabupaten Batang Hari telah di bangun gedung serba guna dengan dana sebesar kurang lebih Rp.480.000.000.

Dan pada perencanaan awal gedung ini di peruntukkan sebagai fasilitas olah raga dan kesenian lain nya.akan tetapi sangat di sayangkan di duga gedung tersebut nyaris tidak dapat di fungsikan sebagaimana mestinya.

Berkaitan dengan hal ini Barisan Pemuda Desa Olak(BPDO) beramai ramai mendatangi kantor BPMPD,DPRD,dan kantor Inspektorat kabupaten Batang Hari dengan tujuan meminta agar para pemangku kepentingan yang menjabat di Pemda Kabupaten Batang Hari agar dapat mengaudit sekaligus bisa dengan cepat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan setuntas - tuntasnya.


 Dalam kesempatan yang sama Nahrul Hayat,selaku penaggung  jawab aksi, saat di wawancarai The Jambi Times, mengatakan,"Bahwa kami seluruh pemuda desa olak ini amat sangat menyayangkan pembangunan yang ada di desa kami yang sangat kami impikan selama ini bisa sesuai dengan peruntukannya, akan tetapi tidak dapat kami fungsikan sebagai mana mestinya."

"Dan kami barisan seluruh pemuda desa olak akan terus memantau sejauh mana proses permasalahan ini di tindak lanjuti oleh pemda kabupaten Batang Hari dan pihak pihak yang terkait.

Kami pemuda desa olak ini tidak tidur dan tidak hanya bisa jadi penonton di saat proyek pembangunan di desa kami ini terkesan asal jadi saja,kami akan terus mengawasi selaku warga masyarakat desa Olak ini karena kami seluruh pemuda ini ada dan kami berhak menyampaikan aspirasi kami,dan hahrapan kami warga masyarakat desa Olak agar pemerintah kabupaten Batang Hari di seluruh instansi terkait agar dapat membantu kami dengan sebenar - benarnya bukan hanya bisa memberikan janji manis saja."ungkap Nahrul Hayat dengan nada yang amat tegas.

 Dalam kesempatan yang sama pula,Handi Saputra,selaku koordinator lapangan ( korlap) dalam Aksi damai ini,juga menyampaikan dalam orasinya bahwa kami seluruh barisan pemuda desa olak datang kesini dengan tujuan meminta agar para pemangku kepentingan yang ada di kabupaten Batang Hari ini dapat benar -  benar mengusut dan mengaudit permasalahan pembangunan gedung serba guna di desa kami dengan seadil adilnya.

"Dan kami pun akan kembali datang kesini lagi ke kantor perwakialn rakyat kabuapten Batang Hari ini dengan jumlah mssa yang jauh lebih besar lagi dari pada hari ini apabila pemerintah dan instansi terkait yang ada dalam ruang lingkup kabuapten Batang Hari ini terkesan lalai dalam pengurusan permasalahan dan terkesan hanya memberikan janji - janji manis saja."ungkap Handi Saputra.

"Perlu diketahui dalam orasi ini murni dari hati kami seluruh barisan pemuda desa Olak,bukan karena adanya omongan ataupun hasutan dari orang luar akan tetapi orasi dan aksi damai yang kami gelar pada hari ini murni kehendak hati kami di karenakan  di hati kami ada rasa ketidak puasan dan ada rasa kejanggalan yang kami lihat di dalam pekerjaan proyek pembanguan gedung serba guna yang di bangun di desa kami,akan tetapi dalam permasalahan ini sudah terlebih dahulu kami seluruh barisan pemuda desa olak telah berkoordinasi kepada pemerintahan desa kami namun alahasil kami tidaklah mendapatkan keputusan yang terbaik dan nyaris tidak ada solusi yang di ambil oleh pemerintahan desa kami.

"Sekarang apakah Daya Nasi Telah Menjadi  Bubur" hanya ungkapan itu yang kami dapatkan dari aparat pemerintahan desa maka dari itu kami ambil langkah seperti ini dengan melakukan aksi massa atau aksi damai ini.

Dengan harapan semua aparat pemangku kepentingan dapat benar benar menyelesaikan permasalahan ini dengan seadil adilnya."Handi Saputra menamabahkan dengan nada yang penuh kekesalan.

Dalam kesempatan yang sama M.Fadhil Arief.SE.selaku kepala BPMPD Kabupaten Batang Hari dalam penyampaiannya  mengatakan," Dari pihak pemerintahan desa amat sangat berterima kasih sekali karena para pemuda dan warga masyarakat desa Olak ini yang telah sudi meluangkan waktunya untuk hadir ke hadapan kami untuk menyampaikan aspirasinya tentu kami selaku pemerintahan desa pemangku kepentingan kami akan terus menindaklanjuti permasalahan ini sesuai tugas dan fungsi kami,dan kami juga akan menunggu laporan dari desa setelah pemerintahan desa Olak ini selesai menyusun laporan maka akan ada tim kami dan tim dari inspektorat dan juga tim dari BPK/BPKP,yang akan meng audit proyek pembangunan yang ada di desa Olak tersebut"ungkap M.Fadhil Arief.SE.  (iip )