Wali Kota Jambi

Gubernur Jambi

Selamat Idul Fitri 2019

Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

Keputusan Tegas Rektor UNJA Soal Pelecehan Seksual

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times
   
THE JAMBI TIMES - JAMBI - Terungkapnya pelecehan seksual dan tindak kekerasan dalam kegiatan PKK (opspek) fakultas peternakan Universitas Jambi berbuntut panjang.
Beberapa hari lalu Rektor Universitas Jambi Prof.Johni Najwan,S.H.,M.H.,Ph.D secara langsung membubarkan kegiatan PKK tersebut setelah beredar foto kekerasan dan pelecehan seksual yang di posting oleh salah satu mahasiswa Unja.
Kali ini, salah satu orang dalam Unja yang meminta disembunyikan identitasnya mengatakan bahwa rektor Universitas Jambi telah mengeluarkan keputusan terkait kejadian tersebut.
"Rektor sudah membuat keputusan dan saat ini beberapa pejabat kampus fakultas peternakan juga sudah diberikan sangsi tegas" ujarnya.
Menurut keterangan narasumber keputusan yang di keluarkan rektor antara lain :
1.Memberikan peringatan keras kepada Dekan Fakultas Peternakan
2. Non job Wakil Dekan Fakultas Peternakan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni beserta Kasubag Kemahasiswaan Fakultas Peternakan
3. Mempertimbangkan sangsi untuk Kabag Kemahasiswaan
4. Sanksi lembaga : meniadakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK) Fakultas Peternakan selama 2 (Dua) tahun
5. Sanksi Mahasiswa/Panitia yang terlibat : 1. Skor 1 semester (verbal) 2. Skor 2 semester (fisik)
6. Pencopotan status Dosen Pembimbing Akademik (PA) untuk Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Peternakan.
Narasumber mengatakan keputusan ini sendiri menuai protes dari mahasiswa fakultas peternakan yang rencananya akan mengadakan demo pagi ini di kampus fakultas peternakan.
"Semuanya tidak terima dengan keputusan itu, rencananya akan ada demo di kampus pukul 08.00 pagi ini " tandasnya.(JP-05)
Loading...
loading...