Terpopuler

Back to Top

Video

PT JEMP Tak Kantongi Penghapusan Aset

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


                                                                                      
THE JAMBI TIMES - MERANGIN - Rehap total gedung DPRD Merangin yang menelan anggaran sekitar Rp 5,7 Milyar kembali disorot. Pasalnya, pembangunan gedung itu disinyalir tanpa ada penghapusan asset.

Ketua Forum Bersama Perduli Merangin (F-BPM) Masroni mengatakan, dalam pembangunan gedung seharusnya didahului oleh penghapusan aset. Kata Roni, hal itu mengingat adanya proyek Interior dalam ruang paripurna yang baru saja selesai direhap dalam anggaran tahun lalu.

“Semestinya mereka mengantongi surat penghapusan aset terlebih dahulu. Saya mendengar informasi kalau proyek itu tanpa ada penghapusan aset.” tegasnya kemarin (18/8).

Masroni mendesak kepada Sekretariat dewan untuk menindak tegas pihak rekanan jika memang benar pada pengerjaan itu tidak ada penghapusan aset. “Ya kalau kerja harus lengkap dulu surat-menyuratnya, jangan asal terabas saja,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan Masroni, dirinya juga mempertanyakan PT Jambi Emas Mega Pratama (JEMP) yang dinilainya menjadi rekanan spesialis gedung.

“Saya menduga ada permainan dari oknum pimpinan dewan dengan pihak PT JEMP. Ini dikuatkan dengan mega proyek yang selalu dikerjakan oleh PT JEMP,” tudingnya.

Selain itu, masih kata Masroni, dia juga menduga kalau oknum pimpinan telah menerima Fee dari rekanan senilai 10 persen.

“Dugaan ada yang menerima fee proyek. Bayangkan saja, proyek itu dipaksakan dengan waktu yang mepet. Harusnya di bulan Maret proyek sudah teken kontrak. Nah, ini bulan Agustus baru dimulai,” lanjutnya.

Terpisah, Kontraktor Pelaksana PT JEMP Arian saat dikonfirmasi membantah jika dirinya bekerja tanpa adanya penghapusan aset. Kata arian, setahu dirinya surat penghapusan asset itu sudah diurus oleh sekretariat.

“Kami hanya pekerja, itu urusan secretariat. Jadi silahkan langsung.” kilahnya.

Disinggung apakah dirinya sudah memegang surat tersebut, dia mengatakan jika memang tidak ada memegang surat tersebut.

“Ya tidak ada dengan kami. Katanya sudah diurus dan dipegang secretariat,” kilahnya lagi.(Lik)