Terpopuler

Back to Top

Video

Bupati Minta Polisi Usut Kasus JEMP

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


                                                                                      
THE JAMBI TIMES - MERANGIN - Kasus Kecelakaan Kerja yang terjadi di gedimg DPRD Merangin Minggu lalu terus berlanjut. Sebelumnya, pelaksana lapangan PT Jambi Emas Mega Pratama (JEMP) telah diperiksa kepolisian, kali ini orang nomor satu di Kabupaten Merangin ikut angkat bicara.

Bupati Merangin Al Haris yang dikonfirmasi mengatakan, ia menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke aparat kepolisian.

“Tentunya Polisi bisa menentukan, kasus ini akibat kelalaian atau ada hal lain. Biarlah Polisi yang menangani kasus ini,” ungkap Al Haris.

Meski kasus tersebut sudah diserahkan ke aparat Kepolisian, namun Al Haris juga meminta Sekretaris Dewan (Sekwan) tetap mengambil keputusan tegas. Karena dalam penandatanganan kontrak sudah dijelaskan, segala point yang harus dipenuhi oleh PT JEMP.

“Sekwan harus bertindak, kalau memang ada unsur pelanggaran, harus tetap diambil tindakan,” katanya.

Kemudian, selaku Bupati, Ia tetap menindaklanjuti kasus tersebut dengan cara mengunjungi rumah duka ke Desa Koto Baru Seling Kecamatan Tabir Lintas.

“Dan di rumah korban, kita juga meminta kepada pihak perusahaan untuk memenuhi segala hak karyawannya, termasuk dalam hal asuransi,” tambahnya.

Menanggapi itu, Sekwan Merangin, Nasution, yang coba dikonfirmasi melalui via Ponsel, belum memberikan tanggapan, meskipun ponselnya bernada aktif. Bahkan ketika dilayangkan SMS pun, Nasution juga belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, Pelaksana PT JEMP Adrian yang coba dikonfirmasi enggan berkomentar lebih jauh, dan hanya mengatakan kalau ia sedang berada didalam perjalanan.

“Mohon maaf, Saya sedang jalan pulang ke Jambi,” ungkap Adrian.

Seperti diketahui, pada Minggu lalu, pemugaran gedung DPRD Merangin memakan korban. Seorang pekerja yakni Sarkoni (20) warga Kecamatan Tabir, tewas setelah tertimpa puing bangunan. (Lik)