Terpopuler

Back to Top

Video

Rumah warga tertimbun Longsor

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times

                                                                                         
                                                                                     


The Jambi Times – Kerinci - Hujan deras selama 3 hari terakhir tidak hanya menyebabkan banjir namun juga musibah longsor akibat longsor ini sedikitnya 30 keluarga di dusun sungai jeruang desa sungai jernih kota Sungai Penuh mengungsi.

Satu unit rice milling di kecamatan Kumun Debai tertimbun material longsor pasca hujan deras beberapa hari lalu.

Kabid kedaruratan dan logistik Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD)kota Sungai Penuh, Saifudin Zuhri mengatakan,”Berdasarkan laporan yang masuk  ada enam titik longsor di Sungai Penuh  yakni tiga titik di desa Aur Duri  serta masing-masing satu titik di jalan ke desa Renah Kayu Embun,desa Sungai Jernih  dan jalan Simpang Tiga Rawang menuju Tanjung Rawang.

Sedangkan untuk rumah yang terkena dampak longsor, masing-masing satu rumah di desa Batu Lumut Kecamatan Pondok Tinggi.Rumah milik warga bernama Safar hancur akibat di hantam material longsor. Selain itu juga ada 3 rumah di desa Aur Duri dan dusun Sungai Jeruang desa Sungai Jernih.

Kepala desa Sungai Jernih mengatakan,,” Pasca longsor 30 kepala  keluarga mengungsi ke mushalla,saat ini warga membutuhkan bantuan logistik,tenda dan terutama alat berat untuk membersihkan material longsor.

Mulyadi,warga berharap pemerintah kota Sungai Penuh menetapkan status tanggap darurat banjir sehingga penanggulangan dampak banjir dan longsor di kota Sungai Penuh lebih maksimal karena hingga  belum ada bantuan logistik yang di terima warga. Pemerintah juga belum menyiapkan tenda-tenda pengungsian dan dapur umum sehingga warga mencari tempat mengungsi sendiri-sendiri.(al)