Terpopuler

Back to Top

Video

LSM Papinhas Ancam Laporkan PT. Ral

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

The Jambi Times - Merangin - PT. Rudi Agung Laksana (RAL), sepertinya terancam dilaporkan oleh ketua LSM Papinhas Merangin, Masduki atas dugaan pembangunan Jembatan Syamsudin Uban tidak dipasang karet angker.

Dugaan permainan kong kalinkong PU Provinsi dan pihak rekanan yakni, PT. Ral.  Apa lagi sejauh ini tidak ada niat pihak rekanan memasang karet bantalan jembatan Elastomeric Bearing Pads (Karet Angker Jembatan), yang seharusnya dipasang.

Tidak hanya itu ujar Masduki,  lampu penerangan tak hidup-hidup dan landasan pacu kian hari-kian miring dan tergenang air.

Dilaporkan, pihak PT. Ral ini diutarakan LSM Pepinhas Merangin Masduki. Ia menuding pihak Ral bungkam lantaran memang benar salah dan ingin lari dari tanggung jawab.

"Kali ini kita tidak mau diam lagi, pelangaran PT. Ral dalam pembangunan Jembatan Syamsudin Uban ini, akan kita laporkan, ke- Kejangung," tegas Masduki.

Dikatakan Masduki, dalam mengusut dalang dibalik ini, pihaknya akan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-BPKP), mengaudit dahulu, sebelum jembatan ini diserah terima ke Daerah.

"Kita akan pinta pihaak BPK dan BPKP mengaudit berkas laporan dahulu secara profesional. Karena kami menduga ada permainan," tambahnya.

Sementara, menurut pakar teknis jembatan minta namanya tak disebut mengatakan, karet angker tersebut sangat menentukan daya tahan jembatan. Jika itu tak terpasang tentu bangunan jembatan itu diragukan.

" Setahu saya, setiap proyek jembatan ada pasti ada karet penyangga, karena itu adalah kekuatan jembatan. Jika itu tidak ada, tidak menutup kemungkinan bila dilewati mobil berat jembatan tersebut akan turun," bebernya.

Lebih jauh sumber menuturkan, jika memang pihak PT. Ral, tak memasang karet bantalan itu, tentu kekuatan Jembatan Syamsudin Uban tak akan lama bertahan.

" Itu bisa runtuh, karet itu adalah nyawa jembatan," singkatnya.

Sementara, pimpinan PT. Ral, yakni Rudi sendiri membantah bahwa pihaknya tak memasang karet bantalan Jembatan Syamsudin Uban tersebut. " Sudah dipasang semuanya, bahkan proyek itu sudah diserah terima," jawab Rudi saat dikomfirmasi lewat Hp pribadinya Senen (4/4).

Disebutkannya, zaman sekarang tidak seperti zaman Suharto dulu, bisa bermain dalam pengerjaan proyek. " Dindo zaman sekarang dak sama bak zaman pak Suharto, bisa bermain dalam proyek," pungkasnya. (Lik)