Terpopuler

Back to Top

Video

Istri Sudah Tua,Pak Haji Cabul Gaet Istri Orang

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times

The Jambi Times -  Sarolangun  - Tidak dapat pelanduk di hutan terpaksa kucing di dapur jadi buruan,ais,  seorang Kakek yang telah menyandang gelar Haji garap istri orang yang juga masih cucunya.
 
Wanita tersebut berinisial (NR) ibu satu orang anak yang masih memiliki suami bahkan masih akor menjalani rumah tangganya.
 
Hal tersebut di lakukannya hingga berulangkali pelakunya adalah H. Rais, yang juga selaku Tokoh masyarakat di Desa Muara Danau. 

Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun, haltersebut dilakuan oleh keduanya di berbagai tempat di menurut hasil rekaman tersebut, awal terlaksananya hubungan badan diantara (NR) bersama H. Rais. Yaitu di pondok kebun, bahkan di rumah pelaku sendiri, berdasarkan hasil rekaman yang di berikan oleh nara sumber (TY) yang enggan di sebut namanya, kepada awak media The Jambi Times, di dalam rekaman tersebut ada suara hubungan NR bersama H. Rais. Menjalankan aksi perselingkuhan.
 
Mulai dari mengirim Pulsa kepada (NR) hingga samapai akan memberikan uang kepada (NR) pada saat itu suami (NR) sedang tidak ada di rumah.
 
Hasil musyawarah Adat Desa Mura danau. Adat yang tak lapuk karena ujan, jang tak lekang karena panas, bahwa H. Rais, sudah mengupak adat menyumbing paseko, maka H. Rais, di denda dengan secar adat, Beras 100 Gantang Kerbau Satu Ekor, serba seratus.
 
Atas denda yang di jatuhkan kepadanya menurut nara sumber H. Rais, menolak dengan keputusan itu, yang tidak memiliki alasan yang jelas, (alias) tidak bertanggung jawab. 
 
Saat di komfirmasikan oleh awak media kepada H. Rais. Melalui via Telpon tentang kejadian tersebut, H. Rais enggan berkomentar. (Darmawan.)