Terpopuler

Back to Top

Video

Bapak Bima Laporkan Kasus Pemukulan Anaknya ke Polda

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times

The Jambi Times Merangin  - Sahril laporkan kasus anaknya yang dipukul berapa oknum polisi ke polda jambi tanggal 7 bulan april.

Pelaporan itu, atas pemukulan berapa oknum polisi yang membuat luka dibagian kepala Bima.

Diceritakan Sahril, saat berkunjung kerumahnya di pematang Kandis, dia mengatakan anak mendapat tujuh jaitan di kepala.

"Anak saya 7 jaitan di kelapa saat di cerita Miksel kawan dia waktu dirumah sakit, " ungkap Sahril yang mengambil keterangan Miksel kawan anaknya Selasa (12/4).

Waktu itu kata Sahril, anaknya dikawani Miksel, jalan-jalan. Namun gara-gara anaknya memakai baju polisi langsung dipukuli sampai babak belur.

"Anak saya cuma pakai kaos yang dipesan ditokoh. Tapi malah dipukul pakai gara-gara baju koas yang merek polisi, hingga dikeroyok tujuh orang oknum polisi, " cerita Sahril meniru Miksel.

"Aku tidak nyakin anak aku bunuh diri,, tapi kenyakinan aku anak aku dibunuh orang, " urainya sambil menagis.

Selain, itu Sahril juga telah melakukan visum terhadapnya, yang curiga terngantung anaknya cukup aneh.

"Jelasnya saya telah melapor, dan ingin kasus ini terbongkar, siapa pembunuh anak aku ini, " pintanya.

Anehnya, kata Sahril, leher korban tidak ada bekas. Tapi korban ke adaan gantung diri anak saya di bagian leher dan dada.

"Kalau ada isu, anak saya depresi masalah nilai itu tidak benar, kalau nilai kul kemaren 3, 15, " katanya

Dulu Sahril, cuma berpesan kepada korban (anak-red)  kuliah lah bagus-bagus. jangan nakal itu lah pesan Sahril kepada anaknya,

"Narkoba jangan minum jangan, itu pesan saya. Ada isu masalah kalau nakal takut pada saya, itu juga tidak benar, kan tidak masuk akal, " terangnya. (Lik)