Terpopuler

Back to Top

Video

Al Haris Canangkan Kampung KB

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times

The Jambi Times - Merangin  - Bupati Merangin H Al Haris kamis (24/3) mencanangkan Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap, menjadi kampung keluarga berencana (KB). Pada acara yang difokuskan di lapangan Desa Air Batu itu, langsung dilakukan pelayanan KB.

Dikatakan bupati, tujuan dicanangkan kampung KB guna menekan angka kelahiran di desa tersebut. ‘’Terus terang saro kito orang tua, anak banyak sudah besar-besar pada nganggur pula,’’ujar Bupati.

Untuk itu bupati mengajak pasangan usia subur di Desa Air Batu, membatasi jumlah anaknya cukup dua saja. Dengan dua anak jelas bupati, orang tua tidak terlalu repot memikirkan masa depan anaknya.

Waspi dari BKKBN Provinsi Jambi menambahkan, untuk menjamin masa depan anak lebih baik perlu dilakukan pencerdasan terhadap anak, adanya tabungan keluarga untuk biaya anak dan yang terpenting jumlah anak yang dimiliki cukup dua, jangan bertambah.

‘’Jika tiga poin itu dipenuhi, mudah-mudahan orang tua tidak terlalu saro memikirkan masa depan anaknya. Banyak orang tua dalam menjalani hidupnya tidak terprogram. Nekat memiliki banyak anak, sementara nasib anak itu kedepan tidak dipikirkan,’’jelas Waspi.

Akibatnya lanjut Waspi, keluarga itu menjadi berantakan. Anak-anak yang sudah besar semakin merepotkan, karena belum ada yang  bekerja. Anak-anak berulah dengan berbagai perangai, hingga  nekat melakukan tindakan kriminal.

Sekedar diketahui, usia pasangan subur di Desa Air Batu saat ini jumlahnya cukup banyak. Usia perkawinan di desa wisata itu sangat muda sekali, anak-anak yang baru tamat Sekolah Dasar (SD) sudah menikah.

‘’Dulu waktu di desa kami baru ada SD, anak-anak begitu tamat SD langsung menikah. Kemudian di desa kami dibangun SMP, anak-anak juga menikah setelah tamat SMP,’’ujar Nazarudin salah seorang warga.

Jika mau menekan angka pernikahan di Desa Air Batu tegas pria murah senyum tersebut, bangun saja SMA atau Perguruan tinggi. Jadi anak-anak Air Batu akan menikah setelah tamat SMA atau Perguruan Tinggi. (Lik)