Terpopuler

Back to Top

Video

Proyek Puskesmas di Muaro Jernih Milik Mertua Bader

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times

The Jambi Times -Merangin  - Proyek rehab puskesmas  berlokasi di Desa Muaro Jernih yang dikerjakan oleh CV. Marina Bhakti Sakti.

Diduga milik  mertua Bader yang merupakan seorang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari proyek milik dinas kesehatan tersebut.

Hal ini diungkapkan salah seorang pekerja yang dijumpai awak media ini dilapangan, proyek tersebut milik pria separuh baya.


“Kami ini hanya pekerja pak, apa yang diperintahkan ya itu yang kami kerjakan, kalau masalah material kami tidak tahu dan apa yang di antar kesini itu yang kamipasang,” ungkapnya Berisial M.

Ketika disinggung siapa kontraktor pelaksana dari proyek tersebut, dengan polos dia menjawab dan meminta.
 
”tapi jangan ditulis nama lengkap saya  pak, kalau gak salah ini milik mertua Bader pak, tapi tolong nian pak ya jangan tulis nama lengkap saya,”pintanya.

Senada dengan tukang tersebut, Hermanto selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan(PPTK), dijumpai koran ini dikantornya kamis ( 5/11) lalu, secara tersirat juga mengakuikalau proyek tersebut dikerjakan oleh Mertua dari Pejabat Pembuat Komitmen(PPK).

“Saya beserta konsultan pengawas memang sudah mengintruksikan kepada rekanan untuk membongkar dan menukar kayu yang tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) tersebut, namunkita tidak bisa memaksa karna itu milik orang itu, anda taulah gak perlu disebut, ”jelasnya.

Untukdiketahui Proyek Rehab Puskesmas milik dinas kesehatan (Dinkes), yang berlokasi di desa Muaro Jernih kecamatan Tabir Ulu yang berbanrol Rp.253 Juta yang di kerjakanoleh CV.Marina Bhakti Sakti.

Dengan nomor kontrak 442/020/KONTRAK-DAK/DINKES/2015 yang dikerjakan selama 90 hari kelender tehitung tanggal kontrak  22 September 2015 yang mempergunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan tahun2015, diduga kuat terjadi penyimpangan, Modus yang digunakan tergolong berani rekanan pelaksana yang berkalaborasi dengan pejabat Pengguna anggaran dengan sengaja melalaikan Bestek pekerjaan.

Proyek pekerjaan utamanya hanya mengganti atap dan rangka kayu untuk penyangga atap tersebut sejatinya bisa dimampaatkan dalam waktu yang lama namun karna kayu, digunakan tidak sesuai  dengan rencana awal sehingga bisa dipastikan proyek tersebut tidak akan hancur sebelum waktunya.

Sementara ituBader selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari proyek tersebut lagi-lagi belum bisadikonfirmasi, nomor HP yang biasa digunakannya ketika di hubungi thejambitimesi.com bernada aktif  tapi tidak di angkat danpesan singkat (SMS) juga tidak dibalas.(Lik)