Terpopuler

Back to Top

Video

Fenomena Aurora Langka Muncul di Mars

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by Iklan The Jambi Times

(Foto: Gizmag)
CALIFORNIA - Fenomena aurora umumnya muncul di Bumi, tepatnya di bagian kutub utara dan Kutub Selatan Bumi. Rupanya, fenomena alam tersebut juga terjadi di Mars, yang merupakan fenomena yang jarang sekali ditemukan oleh ilmuwan.

Dilansir Gizmag, Sabtu (7/11/2015), fenomena aurora yang ada di Mars dapat dilihat melalui bidikan kamera khusus melalui pesawat pengorbit, Mars Express oleh European Space Agency (ESA). Aurora yang terjadi di planet merah ini menunjukkan adanya medan magnet yang dimiliki planet tersebut.

Untuk aurora yang terjadi di Bumi, ilmuwan dapat melihatnya karena intensitas dari medan magnet terestrial yang dimiliki oleh Bumi. Terjadinya fenomena tersebut dijelaskan, akibat interaksi angin matahari (solar wind), di mana partikel atom bertabrakan dengan molekul yang berbeda di atmosfer, sehingga menciptakan cahaya yang menakjubkan.

Sedangkan di Mars, planet ini memiliki medan magnet global yang lemah, sehingga cahaya aurora tidak akan terlihat oleh mata. Mars memiliki medan magnet yang kecil di daratan tinggi wilayah selatan.

Temuan medan magnet yang kecil di Mars pertama kali direkam oleh Mars Global Surveyor milik NASA yang kini sudah tidak aktif. Medan magnet tersebut memungkinkan terjadinya aurora kecil di planet merah.

Mulai dari 2004 hingga 2014, Mars Express mengobsevasi aurora Mars menggunakan teknologi Spectroscopy for the Investigation of the Characteristics of the Atmosphere of Mars (SPICAM) dan Analyzer of Space Plasma and Energetic Atoms/Electron Spectrometer (ASPERA).

Pesawat pengorbit Mars Express mengamati cahaya ultraviolet pada malam hari di Mars. Selama satu dekade pengamatan ini dilakukan, ilmuwan mendapatkan informasi tidak hanya penampilan aurora, tetapi juga pemahaman yang lebih baik dari karakteristik aurora tersebut.

Menggunakan sensor ultraviolet, Mars Express dapat mengukur energi elektron yang memukul atmosfer Mars. "Tampaknya bahwa emisi ini dikendalikan oleh bentuk khusus dari medan magnet lokal," ungkap Jean-Claude Gerard dari University of Liege.

Aurora yang berhasil diamati di Mars hanya muncul selama beberapa detik. Mars Express juga mencatat kemunculan sebanyak 19 aurora. Aurora tersebut diestimasi berada pada ketinggian 137 kilometer di Mars.(ahl/okezone)