Terpopuler

Back to Top
Loading...

Video

DPPKAD Segel 21 Toko

Pasang Iklan Gratis
Pasang Iklan Gratis Di iklan the jambi times http://iklan.thejambitimes.com

Video Jambi Terkini
Lihat Video Berita seputar Jambi
http://tv.thejambitimes.com

Pasang Iklan Disini
Pasang Iklan Disini Hub. 0813 6687 8833
http://www.thejambitimes.com

Tunjukan.com
Portal Berita Tunjukan
http://www.tunjukan.com

Ads by Iklan The Jambi Times


The Jambi Times - Sarolangun -  - Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Sarolangun, sedikitnya menyegel 19 toko/kios dan dua ruko,dan penyegelan tersebut dilakukan sebagai bentuk tindakan nyata,bahkan pemerintah serius dalam pengeloaan aset daerah.
Kepala DPPKAD Sarolangun Iskandar melalui Kabid Penagihan Hermansyah mengatakan, penyegelan dilakukan ketika operasi yustisi penunggak pajak digelar.

"Karena itu milik Pemkab Sarolangun yang disewakan ke penjual. Dua hari kita gelar dari hari ini dan kemarin (Rabu 26/11,red),dan operasi yustisi dilakukan sebagai tindak lanjut atas temuan BPKP juga" katanya.

Operasi dilakukan, katanya, menyangkut penertiban retribusi pelayanan pasar, dikarenakan toko yang disewekan milik pemkab belum dilunasi penyewa.

"Ya, kewajiban mereka harus membayar. Relatif nunggaknya, ada yang tiga tahun, dua tahun. Dan satu tahun. Sekitar 100 anlah toko kita operasi, yang neken surat perjanjian berjumlah 40 lebih," ujarnya.

 Bahkan ada pula melunasi langsung di tempat ketika operasi yustisi digelar,dan jumlah tersebut juga cukup fantastis,sebab warga penyewa ada juga yang membayar,hingga jumlah total mencapai ratusan juta rupiah.

‘’ada juga yang membaywar tungakan penyewa,dan selama dua hari,jumlahnya cukup luar biasa dan mencapak ratusan juta rupiah’’jelasnya.

Selain itu menurutnya, 19 toko/kios dan dua ruko disegel petugas. Lantaran belum bisa melunasi tunggakannya sampai saat ini.

"21 semua disegel. Mereka ngisi pernyataan agar cepat bayar, hingga deadline Selasa (23/11) mendatang," tegasnya.

 Tapi bila masih tetap enggan melunasi tunggakan, hak sewa akan ditarik. Dan kewajiban hutang harus tetap dibayar.

Ia menyebut, di samping menertibkan agar penyewa tidak lalai.

 Hal itu juga tindak lanjut dari temuan BPK, agar tunggakan tunggakan bersifat hutang pemda terhadap retribusi pasar dilunasi.

 "Juga pemenuhan target PAD dari retribusi pelayanan pasar kita. Yang ditargetkan Rp 700 juta. Dari kalkulasi jumlah 600 toko/kios dan ruko milik pemkab," katanya.

Terhitung hari ini (kemarin,red) dikatakannya, telah terealisasi 74 persen atau senilai Rp 560 juta telah terpenuhi.

"Berarti sekira 26 persen lagi musti dikejar. Ya, kita optimis terealisasi. Bahkan cendrung melampaui karena masih banyak belum bayar," pungkasnya. (dar)

<div style="background-color: #e8e8e8;"> <a href="http://www.adamazer.com/" title="">amazon banners</a></div>





Loading...
loading...